31 Mar 2025, 10:43
Bukittinggi --- Pemerintah Kota Bukittinggi gelar Shalat Idul Fitri 1446 H berjamaah di Lapangan Wirabraja, Senin, 31 Maret 2025. Shalat Id diikuti langsung Wali Kota, Wakil Wali Kota, unsur Forkopimda, kepala SKPD dan ribuan umat muslim Kota Bukittinggi yang merayakan Idul Fitri 1446 H.
Sekda Bukittinggi, Al Amin, selaku ketua pelaksana shalat Id di Lapangan Kantin Bukittinggi, menjelaskan, sesuai keputusan pemerintah, 1 Syawal 1446 H, bertepatan pada tangga 31 Maret 2025. Untuk itu, Pemko bersama PHBI, telah menyusun rencana.
"Tadi malam, kita telah laksanakan Bukittinggi Gemilang Bertakbir. Pada pagi ini kita lanjutkan dengan shalat Idul Fitri berjamaah, di Lapangan Kantin, bertindak sebagai khatib Prof. Dr. Yasmadi, M.Ag, Dosen UIN Imam Bonjol Padang. Sedangkan imam, Zulfabriandi, S.Ag., M.H," ujarnya.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, selama satu bulan terakhir, umat muslim telah melaksanakan puasa Ramadhan. Hari ini bersama sama di Bukittinggi, diperingati hari raya Idul Fitri 1446 H.
"Kami atas nama Pemerintah Kota Bukittinggi dan pribadi serta keluarga, mengucapkan selamat hari raya Idul fitri 1446 Hijriyah. Mohon maaf lahir dan batin. Selamat datang di kampung halaman kepada perantau, semoga, kebersamaan dengan keluarga dan sanak saudara menambah kebahagiaan dalam merayakan Idul Fitri 1446 H tahun ini. Mari kita rayakan Idul Fitri dengan bahagia dan tetap sederhana," ujarnya.
Wako menambahkan, berbagai pembenahan telah dilakukan pemko, dalam rangka menyambut Idul Fitri di Bukittinggi. Seperti terminal type A Simpang Aur Kuning, yang telah dikomunikasikan dengan balai, agar lebih ditata dan ditertibkan sebagaimana fungsinya. Sementara, pembenahan juga dilakukan di pusat kota.
"Jam Gadang telah dicat ulang. Air mancur menari telah diperbaiki dan berbagai elemen kota yang membutuhkan pengecatan turut diperbarui. Kita benahi semua untuk Bukittinggi Gemilang, Berkeadilan dan Berbudaya," ungkapnya.
Selain itu, wako juga menyampaikan, rencana penataan fasilitas umum, parkir yang akan dikembalikan dengan sistem e-money agar tercipta tata kelola parkir lebih tertib.
"Dengan berbagai upaya ini, Bukittinggi siap menyambut perantau, warga dan pengunjung agar dapat berlinir dengan aman dan nyaman. Kami di pemerintah juga menerima masukan dari masyarakat, untuk pembenahan Kota Bukittinggi kedepannya," tegasnya.
Wako juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama sama membangun Bukittinggi. Pilkada selesai, Wako mengajak seluruh warga untuk kembali bersatu, tanpa membeda bedakan, demi kemajuan Kota Bukittinggi.
"Kami bersama Bapak Wakil Wali Kota, Ibnu Asis, akan berusaha dengan maksimal, mengembalikan seluruhnya sesuai fungsinya. Semua harus diatur dan ditata dengan baik, sehingga Bukittinggi Gemilang Berkeadilan dan Berbudaya dapat direalisasikan. Semua dilakukan untuk kepentingan semua warga dan bukan untuk kepentingan sejumlah kalangan atau kelompok tertentu saja," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Wako juga menyampaikan berbagai program prioritas pembangunan Kota Bukittinggi dalam 5 tahun kedepan. Ada 16 program unggulan untuk mewujudkan kota yang maju dan sejahtera, yaitu Surau Gemilang, Sekolah Keluarga Gemilang, Generasi Gemilang, Bukittinggi 1001 Event Gemilang, Global City, 1000 Start-up Gemilang, Bukittinggi Creative Hub dan Co-Working Space, Bukittinggi Sport Centre, Pendidikan Gemilang "Tahun Ajaran Baru Senyum Gemilang", Sumber Baru Air Bersih, Sehat Gemilang, Bukittinggi Bebas Banjir, Bebas Sampah dan Bebas Pungli, PKL Naik Kelas, Pariwisata Gemilang, Bukittinggi Ramah, Aman, dan Inklusif serta Perlindungan Sosial Masyarakat Sejahtera.
Khatib Idul Fitri, Prof. Dr. Yasmadi, M.Ag, dalam tausiyahnya, menyampaikan, Idul Fitri bukan sekadar perayaan fisik, tetapi kemenangan hakiki dalam kembali kepada fitrah kesucian. Kemenangan sejati diraih melalui ketakwaan, yang menjadi ukuran utama kemuliaan seorang Muslim di sisi Allah, bukan kekayaan atau jabatan. Takwa membawa kebahagiaan dan keberkahan, membuka jalan keluar dari kesulitan, serta memberikan kecerdasan spiritual untuk membedakan yang benar dan salah. Sebagai hasil dari tarbiyah Ramadhan, takwa menjadikan seseorang lebih baik, menjauhi iri, dengki, dan kemunafikan.
"Idul Fitri adalah momen untuk mempererat silaturahmi dan menyebarkan kasih sayang. Oleh karena itu, takwa harus menjadi komitmen sepanjang hayat, bukan hanya selama Ramadhan, agar kita meraih kemenangan sejati di dunia dan akhirat," ungkapnya
Komentar
Pemerintah Kota Bukittinggi
Komentar